Komunitas Kendaraan Listrik Indonesia




Jumat, 23 Agustus 2019

Di Indonesia Cicil Mobil Listrik 3.5% Per Tahun, Dengan Tenor 6 Tahun



[23 Aug] Pemerintah akan memberikan insentif pada pembelian mobil listrik. Salah satunya adalah pemberian kredit pembelian mobil listrik dengan bunga ringan yaitu 3,5 persen.

Sirektur Jenderal Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (Ilmate) Kementerian Perindustrian Harjanto menyatakan kredit ini sudah dikerja samakan dengan salah satu bank pelat merah, BRI.

"Dukungan lainnya kredit khusus kendaraan listrik, kita kerja sama dengan BRI," kata Harjanto di Hotel Le Meridien, Jakarta, Jumat (23/8/2019).

Harjanto menjabarkan kredit tersebut diberikan waktu cicilan selama 6 tahun. Cicilan tersebut dipatok bunga

"Kita kasih tenor 6 tahun, bunganya 3,5% per tahun," sebut Harjanto.

Selain itu menurut Harjanto, besaran tarif pajak dipatok berbeda untuk setiap model mobil listrik. Oleh karena itu, pajak tidak akan lagi dibedakan berdasarkan tipe sedan dan sedan.

Menurut dia, pajak akan dibedakan berdasarkan kategori emisi yang dihasilkan mobil. Ketentuan itu akan diatur dalam revisi Peraturan Pemerintah Nomor 41 tahun 2013 tentang Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPnBM).

Misalnya, untuk Low Cost Green Car (LCGC) atau mobil hemat energi dan harga terjangkau (KBH2) akan dikenakan pajak 3 persen.

Lalu, untuk mobil bertipe flexy engine akan dikenakan pajak 8 persen. Namun untuk mobil listrik, nilai pajaknya hanya sekitar 0,5 persen dan bisa hampir gratis.

"Jadi makin turun emisi makin kecil [pajaknya]," ujar Harjanto.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar