Home » , , » Versi Listrik Fin Komodo Akan Diproduksi

Versi Listrik Fin Komodo Akan Diproduksi

[18 Mar] Produsen mobil asal Indonesia, PT Fin Komodo Teknologi dikabarkan akan memiliki mobil listrik. Namun, mobil listrik itu didesain dengan bentuk yang sama dengan bentuk khas mobil Fin Komodo.

Presdir PT Fin Komodo Teknologi, Ibnu Susilo menjelaskan, pihaknya sedang mengembangkan mobil listrik. Kini, Fin Komodo sedang dikembangkan dan dipelajari terkait teknologinya.

"Kita lagi mengembangkan mobil listrik. Sekarang kita lagi develop baterainya. Motor listrik sudah siap," tutur Ibnu di acara INAPA 2015 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (18/3/2015).

Menurutnya, motor listrik pada mobil itu akan diproduksi sendiri di Indonesia. Sedangkan produksi baterainya diusahakan akan diproduksi di Indonesia juga.

"Motor listrik kita akan produksi sendiri. Nah baterai yang lagi kita usahakan. Kemungkinan baterai diproduksi di indonesia," ujarnya.

Bentuk mobilnya, kata Ibnu, hampir sama dengan mobil Fin Komodo yang sudah ada, yaitu bentuk off-road. Soalnya, Fin Komodo lebih menyasar masyarakat pedesaan yang tidak terjamah infrastruktur.

"Mobilnya hampir mirip kayak Fin Komodo yang sudah ada. Saat ini bentuknya off-road. Karena masih banyak yang tidak mendapatkan infrastruktur jalan," ujarnya.

Ibnu menegaskan, pertengahan 2016 diperkirakan akan siap dipasarkan. "2016 kira-kira selesai. Mungkin pertengahan," ungkapnya.

Ibnu mengaku, pihaknya belum memastikan soal harga mobil listrik itu. Namun diperkirakan, harganya lebih mahal Rp 50 juta dibandingkan dengan mobil Fin Komodo bermesin bensin yang sudah lahir.

"Harganya belum kita putuskan. Tapi mungkin enggak beda jauh. Karena sebenarnya yang mahal itu baterainya. Bisa jadi nambah Rp 50 juta dari harga Komodo mesin bensin," ungkap Ibnu di acara INAPA 2015 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (18/3/2015).

Menurutnya, Komodo mesin bensin dibanderol Rp 125 juta. Artinya, diperkirakan mobil versi listriknya dibanderol Rp 175 juta.

"Rp 125 juta itu untuk mesin bensin. Kalau listrik bisa Rp 175 juta. Tapi kami belum bisa hitung kalau yang listrik," kata Ibnu

sumber detik
Share this article :

0 comments :

Post a Comment



English French German Spain Italian Dutch




 
-->