Home » , , » Juli Proyek Monorel Jawa Barat Dimulai

Juli Proyek Monorel Jawa Barat Dimulai

[5 Mar] Pemprov Jawa Barat menargetkan Groundbreaking (peletakkan batu pertama dimulainya proyek) Monorel di wilayah Bandung Raya seksi pertama jalur Leuwipanjang-Gedebage-Jatinangor-Tanjungsari akan dilakukan pada Juli 2015.

"Untuk selanjutnya, kita bisa berproses dan groundbreaking bisa tepat waktu, di bulan Juli 2015. Jadi mohon doa dari semua pihak," kata Asisten Daerah IV Bidang Administrasi Setda Pemprov Jawa Barat Iwa Karniwa di Bandung, Kamis (5/3/2015).

Iwa mengatakan Pemerintah Tiongkok dalam hal ini China National Machinery Import and Export Corporation (CMC) selaku investor dalam monorel Bandung Raya tersebut terus menunjukkan keseriusannya dengan melakukan rapat di Gedung Sate Bandung hari ini.

"Pemerintah Provinsi China yang turun langsung selevel deputi gubernur hadir ke sini. Berikut jajarannya yang menangani monorel di Chong Qing, termasuk bagian pendanaan yang menangani finansial. Sehingga pembahasan lebih detail lagi dibandingkan sebelumnya," kata dia.

Dalam rapat tersebut, kata Iwa, akan membahas beberapa hal seperti finansial, studi teknis yang lebih detail terkait dengan rencana jalur, stasiun dan dampak lingkungan.

"Kemudian aspek ekonomi juga dibahas secara detail. Jadi mudah-mudahan April ini diharapkan keluar untuk selanjutnya kita bisa berproses dan ground breaking bisa tepat waktu, di bulan Juli 2015," kata dia. Ia menuturkan, panjang dari seksi pertama pembangunan monorel yang menghubungkan Kota Bandung dengan Kabupaten Bandung dan Kabupaten Sumedang ini adalah 28,95 kilometer.

"Jadi, direncanakan Leuwipanjang-Gedebage-Jatinangor-Tanjungsari itu sepanjang 28,95 km," katanya. Dikatakan dia, salah satu hal yang cukup krusial dalam pembangunan monorel tersebut adalah tentang pendanaan.

Menurut dia, biaya untuk pembangunan seksi pertama dengan jalur Leuwipanjang-Gedebage-Jatinangor-Tanjungsari itu bisa mencapai sekitar Rp5,9 triliun.

"Itu pun dengan catatan kurs Rupiah terhadap dolar Amerika sekira Rp8 atau 9 ribu. Sekarang sudah Rp13 ribu. Oleh karenanya, kalau ini berproses mudah-mudahan berjalan dengan baik," kata dia.

sumber okezone
Share this article :

0 comments :

Post a Comment



English French German Spain Italian Dutch




 
-->