Home » , , , » Investor Pembangkit Listrik Mulai Berdatangan

Investor Pembangkit Listrik Mulai Berdatangan

[5 Feb] Tercatat ada 12 investor proyek ketenagalistrikan telah mengajukan perizinan pasca Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) diujicoba 15 Januari lalu oleh Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

“Dari 12 proyek, masing-masing 3 proyek penanaman modal asing (PMA) dan 9 proyek merupakan penanaman modal dalam negeri (PMDN) dengan total kapasitas 257,8 Mega Watt (MW). Proyek ketenagalistrikan tersebut terdiri dari 6 proyek PLTA atau PLTM, 3 proyek PLTS, dan 3 proyek PLTU yang tersebar di 11 provinsi, yaitu Sumatera Utara, Sulawesi Barat, Gorontalo, NTB, Jawa Barat, Banten, Kalimantan Selatan, NTT, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan dan Sumatera Barat,” kata Kepala BKPM, Franky Sibarani dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (5/2).

Franky menyatakan, pihaknya juga sudah menerima minat investasi dari 10 perusahaan ketenagalistrikan yang saat ini sudah existing untuk melakukan ekspansi atau perluasan investasi.

“Kesepuluh perusahaan tersebut merencanakan proyek ketenagalistrikan dengan kapasitas total mencapai 11.369 MW,” paparnya.

Sedangkan Deputi Perencanaan Penanaman Modal BKPM Tamba Hutapea menuturkan, pihaknya tengah memfasilitasi enam proyek ketenagalistrikan yang saat ini terhambat realisasinya. Keenam proyek tersebut terdiri dari 4 proyek PLTU, serta masing-masing 1 proyek PLTP dan 1 proyek PLTG dengan total kapasitas mencapai 8136 MW.

“Proyek-proyek tersebut berlokasi di Jambi, Sumatera Utara, Jawa Tengah, Bali dan Batam,Kepulauan Riau. Selain enam proyek itu, tidak tertutup kemungkinan proyek listrik lainnya membutuhkan kehadiran pemerintah untuk mencari jalan keluar atas permasalahan investasi yang dihadapi,” ujarnya.

Tamba menambahkan, ada beberapa kendala yang dihadapi oleh keenam proyek ketenagalisrikan yang sedang difasilitasi BKPM seperti persoalan pengadaan lahan, kesesuaian RUPTL, protes masyarakat, dan jaminan pasokan gas.

imq21
Share this article :

0 comments :

Post a Comment



English French German Spain Italian Dutch




 
-->