Home » , , , » Mafia Halangi Pengembangan Mobil Listrik di Indonesia

Mafia Halangi Pengembangan Mobil Listrik di Indonesia

[8 Aug] Sampai sekarang program mobil listrik yang diciptakan oleh Indonesia tidak berjalan dengan baik. Ternyata, ada pihak-pihak yang menghalangi berkembangnya mobil listrik ini.

Kepala Badan Litbang ESDM Sutijastoto mengatakan, dirinya ingin mobil listrik ini diproduksi secara massal. Tapi ada pihak yang mencoba menghalangi.

"Ada mafia-mafia yang tidak ingin tersaingi, tapi coba menghalangi mobil listrik," ujar Sutijastoto di kantor BPPT, Jakarta, Jumat (8/8/2014).

Dia mengatakan, pemerintah mengembangkan baterai litium untuk mobil listrik berbadan kecil pada pusat penelitian di Serpong, yang memiliki daya simpan energi tinggi.

"Mudah-mudahan nanti bisa dimanfaatkan sehingga kita bisa menciptakan baterai mobil," jelasnya.

Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) Gusti Muhammad Hatta MS juga memiliki pendapat yang serupa. Ia mengaku pengembangan mobil listrik di Indonesia belum mengalami kemajuan signifikan.

Menurut Hatta, salah satu alasan karena banyak mafia di industri otomotif yang tak menginginkan adanya mobil listrik.

"Mobil listrik ada mafia yang tidak mau tersaingi, ya berbagai cara supaya terhambat," ujar Hatta di gedung BPPT, Jumat (8/8/2014).

Hatta mempunyai cita-cita agar mobil listrik bisa diproduksi banyak. Meski masih banyak komponen yang diimpor, Hatta tetap ingin mobil listrik jadi.

"Hanya disatukan komponen, jangan yang memproduksi sendiri, tapi dari komponen luar sisanya kita semua," ungkap Hatta.

Hingga saat ini pengembangan iptek mobil listrik sudah sampai pembangunan baterai kering. Jika dibandingkan baterai cair, baterai kering lebih ringan sehingga mobil listrik tak perlu mempunyai kapasitas besar.

Hatta juga mengkomfirmasi: "Kita sudah resmikan di Serpong baterai untuk mobil listrik, baterai kering dari litium."

Sumber: detik & kompas
Share this article :

0 comments :

Post a Comment



English French German Spain Italian Dutch




 
-->