Home » » 100 Unit Per Bulan Sepeda Motor Listrik Lokal Siap Produksi

100 Unit Per Bulan Sepeda Motor Listrik Lokal Siap Produksi

[28 Juli] TDR International mengenalkan sepeda motor listrik yang lebih canggih namun dengan harga lebih murah di XXI Plaza Senayan, Jakarta Selatan, Jumat kemarin (26/7/2013). Direncanakan, sepeda motor yang belum diberi nama ini akan mulai dijual di akhir tahun ini dengan harga Rp 150-an juta. Jauh lebih murah ketika TDR pertama kali mengenalkan produknya di Jakarta Motor Cycle Show (JMCS) 2012 pada November lalu.

Produk baru ini, diklaim baterai lebih tahan lampu dan bisa dipakai untuk menempuh perjalanan 230 km. Kecepatan tertingginya 190-an kpj, namun karena regulasi, dibatasi hingga 160 kpj saja.

Untuk mengisi ulang baterai dari kosong sampai penuh dengan tegangan listrik rumah (220 volt) butuh 8 jam. Namun dengan pengisian cepat waktu yang dibutuhkan 2,5 jam. Baterai terdiri dari enam unit, satu unit bisa mengoperasikan AC 1 PK selama dua jam. 

Zero Motorcycles
Setelah diamiti lebih dekat, ternyata teknologi baterai diambil dari Zero Motorcycles, produsen sepeda motor listrik asal AS. Meski tidak ada penjelasan teknologi AS yang diangkut jadi merek TDR, namun sumber KompasOtomotif mengakui bahwa ini adalah sepeda motor Zero. ”Prorotipe pertama di JMCS memang Zero. Untuk yang kedua adalah hasil pengembangan bersama (Zero-TDR),” ujar sumber tersebut.

Teddy Hartono, Managing Director PT Mitra Lestari Motorindo (TDR International) mengatakan bahwa sepeda motor ini akan diproduksi massal dengan target 100 unit sebulan. ”Sekarang kami fokus membangun layanan purna. Surat-surat belum ada regulasi pasti, tapi tetap bisa dapat STNK dan nomor polisi,” tegasnya.

KompasOtomotif sempat menyalakan motor listrik dan hanya mendengar suara mendenging. Tidak menggunakan transmisi seperti sepeda motor konvensional. Karena itu akselerasinya diperkirakan lebih cepat. Juga dipamerkan skuter listrik dengan harga Rp 50 juta, berikut model lain seperti motocross san sport ber-fairing.

 kompas
Share this article :

0 comments :

Post a Comment



English French German Spain Italian Dutch




 
-->